Monday, November 16, 2015

Jakarta, my city and the new apps

*now playing :
cmon lennon : j.a.k.a.r.t.a

Kalo mainnya angkatan gw..
Tau lah ini lagunya siapa hhehehehe

Buat yang ga gitu kenal deket sama gw..beberapa sering mikir gw ini bff sama koh ahok..sering bener screencapture sms gw atau nulis komen ke twitternya doi atau no hpnya doi hehehe..

Sebenernya gw ga kenaaaal sama sekali (walaupun i would love to have some casual conversation with him).
Gw hanyalah warga jakarta yang rese dan gatel kalo banyak peraturan ga jelas atau ga dijalanin sama pejabat setempat (baca : lurah. Rw. Camat. Walikota.dinas kebersihan. Satpol pp)

Apalagi lingkungan gw tinggal cukup bisa dikasih helaan napas sepanjang jaman karena banyak sekali orang yang melanggar aturan tapi efeknya ke warga yang tinggal disini..contoh

Petugas kebersihan bakar sampah persis di pinggir jalur rell kereta api.

Petugas taman gali sumur biophori sedalam 2 meter dan diamater 1.5meter di taman umum dekat area panjat2an anak kecil tapi didiemin 2 bulan tanpa ditutup dan dikasih pengaman

Pkl yang jualan persis di pintu kereta sering bikin mobil stuck persis ditengah2 rell ka

Contoh2nya gitu lah..
Lapor RT ?
Udah cin..secara gw sendiri pengurus RT gw tau prosedur laporan baru sampe kelurahan 1-2minggu setelah melalui tahapan yang rumit. Itupun ga langsung di tanggapin..kapan2 lah kalo inget...

Makanya gw agak hobi neror gubernur kita (kan doi sendiri yang sebar2 nomer telepon dan bilang kita boleh sms doi hehehehe)
Dan biasanya ditanggapin loh!
Cukup cepat tanggapannya. Jangan lupa format laporannya pakai nama dan tempat tinggal jadi koh ahok mudah memberitahu anak buahnya daerah mana yang harus dibenerin...

Tapiiiiiiii...
beberapa bulan belakangan ini gw udah jarang pakai sms atau twitter ke doi..karena pemda DKI ngeluarin apps yang memudahkan masyarakat kaya gw (yang gatel sama orang2 yang melanggar) untuk memberikan laporan demi kebaikan jakarta.

Nama appsnya QLUE
"jakarta smart city
"


Screenshot_2015-11-17-08-54-20

Bisa di android atau di ios kok..

Menurut gw yang sudah beberapa kali pakai.
Responnya cukup cepat dan kita sebagai pelapor datanya tetap anonim asal lo bikin usernamenya ga plek2an nama lo hehehehhe (tapi pihak pemda punya nomer telepon kita jikalau mereka mau konfirmasi terkait masalah yang kita upload).

Sayang aja untuk upload foto atau video harus realtime dan harus nyalakan gps setting.
Jadi kita ngga bisa uploadnya kapan simpen di gallery dan masukin ke apps.
Jadi jika ada yang mau kita laporkan..nyalakan dulu gps.
Buka apps qlue dan langsung foto/rekam video dan upload saat itu juga. Jadi nanti bisa tau nih area mana yang bermasalah dan gw baru tau kalo apps ini terhubung langsung ke lurah dan camat tempat lokasi kita laporkan itu.
Makanya gps setting nyala.
Karena kejadian di gw.
Laporan tentang pembakaran sampah sembarangan..gw upload foto dan videonya, ngga berapa lama orang dari kelurahan tempat gw lapor konfirmasi laporan dengan tlp gw..


contoh laporan orang di qlue apps

Screenshot_2015-11-17-09-08-00



Kalo ga tlp biasanya di laporan kita ada tandanya.. kuning tandanya sedang diproses..hijau tandanya sudah selesai.

Nah beberapa kelurahan suka curi2 nih. Tulisannya sudah ditanggapin dan laporan hijau.
Tapi dicek lagi ga ada perubahan.
Laporin lagi aja ...ga usah takut. Kan kita mau membuat jakarta menjadi lebih baik.

Menurut gw apps ini sangat bermanfaat kok.
Terobosan baru yang bikin kita ga melulu ngomel di status doang tentang jakarta yang semrawut..
kita juga bisa ACTION dengan melaporkan hal2 yang sekiranya memang harus dilaporkan.

Tapi tetap ya..simpan nomer tlp koh ahok dan juga follow twitternya doi. Kali2 qlue lo ga direspon2 sama lurah setempat..screencapture dan kirim ke twitter deh buat "ngadu"
^-^

Gimana mau bantu jakarta menjadi lebih baik ngga niiiih

No comments: